Risiko yang Dihadapi Ketika Belanja Bibit di Media Sosial

Pada artikel ini kita membahas semua risiko yang Anda hadapi ketika belanja bibit ataupun benih tanaman di media sosial. Kami sertakan juga tips memilih penjual bibit di media sosial yang bisa dipercaya. Yuk silakan disimak.

Awas tertipu! 😱😱

Begitu pikiran yang ada di benak saya ketika menulis artikel ini. Kami ingin Anda berhati-hati dalam membeli benih & bibit tanaman di media sosial, hindarkan diri Anda dari penjual yang tidak bertanggungjawab.

Bayangkan situasi seperti ini.

Anda sedang asik browsing Facebook atau Instagram, eh secara tidak sengaja menemukan jualan dari seseorang, jualannya berupa benih atau bibit tanaman, dengan gambar yang begitu menggugah, eh dijual dengan harga yang cukup murah juga.

Anda mulai berpikir untuk membeli produk tersebut, karena kebetulan Anda juga suka gardening. Nah pas chat ke orangnya, orangnya layani dengan ramah dan manis, respon juga cepat.

Apa yang terjadi? Anda beli. Anda transfer.

Selesai transfer, barang ternyata tidak dikirim. Penjualnya menghilang. Chat tidak dibalas. Risiko pertama.

Eh tapi tunggu dulu, kan tidak semua orang begitu?

Yap! Ok misalnya penjual ternyata kirim produknya, ada bukti resi, barang sudah sampai. Tapi sampai ternyata tidak sesuai jenisnya dengan yang Anda pesan 😫, penjualnya tidak tanggung jawab, tidak mau kirim ulang. Risiko kedua.

Eh kan itu jarang kok kejadian salah kirim.

Baik, penjualnya ternyata mengirim barang yang diklaim benar olehnya, dan barang sampai ke Anda.

Anda sudah memegang produk yang Anda tunggu-tunggu, terserah biji atau tanaman muda, yang jelas Anda siap untuk tanam segera dan go gardening!

Tapii.. setelah ditanam, ternyata benihnya tak berkecambah, daya tumbuh jelek! Risiko ketiga.

Belum lagi, tanaman hidup yang dikirim juga ternyata stres berat, Anda bilang: kira-kira mati nih, kemungkinan hidup juga paling 30%.. Risiko keempat.

Gak lah, yang nulis artikel ini salah. Penjual saya sangat terpercaya. Benihnya tumbuh. Tanamannya juga sekarang sudah subur tuh.

Oke, tapi setelah ditanam 2 tahun, pas berbuah, Anda komen:Β Astaga kok tidak seperti yang diiklankan?

Banyak lho kasus seperti ini:

  • Benih mawar pelangi saya, tumbuhnya ya bunga mawar putih biasa aja.
  • Tanaman kelengkeng red ruby saya, tidak ada merah-merahnya tuh, kayak lengkeng biasa..
  • Tanaman sakura jepang, ternyata cuma buah persik lokal!

Risiko kelima.

Apakah Ada Solusinya?

Contoh di atas adalah lima lingkup risiko utama yang Anda masuki ketika Anda membeli produk benih bibit tanaman dari Facebook atau media sosial lainnya.

Tentunya akan sangat membantu, apabila ternyata ada 1 wadah yang mampu menyaring dan mengurangi risiko-risiko diatas, agar pas belanja benih bibit, Anda tidak kelimpungan bin puyeng bin takut akan risiko-risiko tersebut diatas.

Betapa mudahnya apabila ada satu wadah, ibarat pasar online, dan disana berkumpul penjual-penjual benih bibit tanaman yang bisa dipercaya.

Sadar atau tidak, itulah peran yang kami (bibitonline.com) sajikan.

Tagline kami adalah: partner sejati dalam memilih benih dan bibit tanaman.

Mengapa partner sejati? Karena semua penjual yang masuk di pasar bibitonline adalah penjual bertanggungjawab, yang sudah lolos kualifikasi dari kami.

Anda tidak akan menemukan seller abal-abal di bibitonline.com.

Contoh, berikut kasus apabila Anda membeli via bibitonline, bukan media sosial:

Selesai bayar, pasti dikirim. Jika seller tidak kirim-kirim, kami refund 100%. Solusi pertama.

Jika barang yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan, penjual wajib kirim ulang. Jika tidak, siap-siap terima sanksi dari bibitonline. Solusi kedua.

Untuk produk benih biji tanaman, kami menyarankan Anda untuk membeli kemasan utuh pabrik, agar jelas masa kedaluwarsanya. Apabila penjual mengirim benih yang telah expired (berdasarkan tanggal cetak di kemasan), maka penjual wajib ganti rugi. Solusi ketiga.

Untuk produk tanaman hidup, biasanya penjual di bibitonline menyediakan garansi hidup tanaman (S&K nya mohon cek di tab catatan produk di tiap produk yang Anda beli). Jadi di bibitonline biasanya ada garansi apabila tanaman mati, sedangkan di media sosial belum tentu. Solusi keempat.

Apabila tanaman suatu hari berbunga atau berbuah dan ternyata ketahuan varietasnya berbeda dengan yang dibeli, penjual wajib tanggung jawab, berupa kirim ulang atau retur dana. Garansi keaslian varietas ini berlaku seumur hidup apabila Anda membeli tanaman di bibitonline.

Meski sebenarnya kirim ulang atau retur dana tidaklah cukup untuk mengobati kekecewaan karena sudah cukup lama Anda menanam atau merawat tanaman, setidaknya di kami ada garansi, ketimbang di tempat lain bisa saja penjualnya tidak akan merespon lagi. Solusi kelima.

Kesimpulannya..

😊 Kami tidak mengatakan bahwa apabila Anda membeli di situs ini, Anda 100% tidak akan mengalami risiko diatas. Semua penjual yang tergabung adalah manusia, tidak sempurna, bisa saja tetap terjadi kesalahan teknis 😯.

Namun kami pastikan bibitonline 100% peduli dan memperhatikan hak Anda sebagai konsumen. Kami akan memberikan solusi terbaik untuk memastikan Anda tetap terlindungi.

Ibaratnya, kami adalah pihak ketiga, yang memastikan kebahagiaan konsumen. 98% kami jamin mulus lancar.

Sisanya 2%, dalam kondisi yang tidak disengajai, apabila Anda terkena risiko diatas, kami akan turun tangan untuk membantu.

Risiko bisa Anda minimalisir dengan membeli bibit di bibitonline.com πŸ™ŒπŸ™Œ.

Analogi Bingkisan Bom

Ketika Anda membeli bibit di media sosial dari seorang yang belum Anda ketahui, ibaratnya Anda memegang suatu bungkusan yang bisa saja berisi bom.

Berikan bibitonline bungkusan tersebut, kami yang verifikasi, itu bom atau bukan, lalu kami serahkan ke Anda.

Jangan tanggung kerugian sendiri, ingat jadikan bibitonline sebagai partner sejati memilih benih & bibit tanaman.

Tips Jika Anda Tetap Memilih Media Sosial sebagai Tempat Membeli Bibit

Di atas telah kami jabarkan beberapa risiko yang juga menjadi latar belakang lahirnya bibitonline.

Apabila Anda sudah terlanjur nyaman dan ingin tetap berbelanja melalui media sosial, berikut telah kami sadur beberapa tips untuk meminimalisir peluang terkena risiko tersebut.

Contoh postingan penjual bibit yang bisa dipercaya. Aktif melakukan posting terhadap hasil kebunnya, juga memiliki banyak followers, interaksi menjanjikan.

Tips #1. Langsung lihat gambar produk yang ditawarkan. Biasanya penjual yang terpercaya memasang gambar produk yang asli dari kebunnya, gambar aktual.

Tips #2. Pun jika gambarnya aktual, waspada, karena bukan rahasia umum lagi bahwa penjual-penjual medsos suka asal comot gambar orang lain, entah dari Google maupun situs lainnya.

Tips #3. Lihat deskripsi produk yang dituliskan olehnya, apakah cukup membantu dan terlihat benar menjanjikan? Jangan sampai Anda membeli produk yang deskripsinya hanya dari Wikipedia atau hasil terjemahan dari Google Translate.

Pun jika kasusnya demikian, cobalah untuk ajukan satu pertanyaan sederhana, misalnya “apakah Anda sudah coba tanam sendiri?”, atau “karakter tanamannya nanti bagaimana?”, untuk memancing jawaban dari si penjual.

Barulah Anda bisa nilai dari cara jawabnya, apakah jualannya benar atau tidak.

Tips #4. Jika menemukan varietas baru yang benar-benar baru Anda lihat, alias unik bin ajaib, cek dulu kebenarannya, apakah benar ada varietas seperti itu di dunia?

Contohnya fenomena mawar rainbow yang sempat sangat populer beberapa tahun lalu. Sebenarnya tidak ada mawar rainbow atau mawar pelangi yang tumbuh alami.

Mawar rainbow adalah mawar potong berwarna putih yang oleh florist kreatif biasanya dibuat jadi pelangi dengan cara batang yang telah dipotong direndam dengan berbagai warna tinta, memanfaatkan konsep osmosis.

Begitupun dengan strawberry ungu, strawberry hijau, strawberry biru.. wah kami sangsi ada varietas yang memang tumbuh alami dengan warna demikian. Bibitbunga.com telah menulis dengan baik tentang waspada benih palsu.

Jadi, kami sarankan Anda meluangkan waktu sejenak untuk browsing di Google, apakah benar ada varietas unik untuk benih yang Anda incar tersebut. Jangan sampai menjadi korban penipuan.

Jika sumber di Indonesia masih belum terlalu banyak, bisa lakukan pencarian dengan Bahasa Inggris, banyak komunitas-komunitas pecinta tanaman di situs semacam RedditΒ atau lainnyaΒ yang mengungkapkan fakta-fakta yang bisa melindungi Anda sendiri dari penipuan.

Tips #5. Cek profil akun penjual di media sosial tersebut.

Apakah akunnya benar personal, data-data yang dimasukkan terlihat valid?

Kadang penjual palsu dapat dengan mudah dideteksi hanya dengan melihat profilnya yang diisi dengan asal-asalan, terlihat jelas bahwa akun kloningan (bukan akunnya yang sebenarnya).

Tips #6. Cek tingkat interaksi penjual dengan pelanggannya.

Apakah setiap post yang dipublikasikan olehnya menerima banyak komentar dan suka atau love? Baca komentar yang ditinggalkan pelanggan.

Apabila ada indikasi bahwa penjual memiliki banyak atau beberapa pelanggan berbeda yang suka atau percaya dengannya, peluang besar bahwa penjual itu adalah penjual yang benar.

Hati-hati dengan akun media sosial kloningan yang sengaja dibuat untuk berkomentar manis terhadap barang dagangannya.

Pastikan akun-akun yang memberi komentar positif terhadap si penjual, adalah akun yang valid, dan benar-benar manusia. Anda pasti dapat menilainya dengan baik.

Tips #7. Cek timeline-nya. Lihat apakah si penjual layak dipercaya, dengan cara menjadi detektif kecil-kecilan di histori postingannya.

Misal, apabila sering screenshot testimoni pelanggan, gundukan kertas resi bukti pengiriman yang berjibun, dll.

Pastikan testimoni dan resi tersebut adalah asli, bukan palsu atau asal comot.

Biasanya penjual akan memberikan watermark atau foto resinya dengan tulisan nama, atau kartu nama, atau wajahnya.

Tips #8. Coba tanyakan nomor telepon. Bila sudah ada nomor teleponnya, coba telepon dan berbincang sedikit dengan penjual.

Apabila penjual menolak ngomong via telepon, indikasi ada sesuatu yang tidak beres.

Anda mungkin ingin menghindari penjual yang tidak siap menerima telepon. Menelpon sebaiknya dilakukan di jam kerja dan hari kerja.

Akhir Kata,

Apabila Anda ingin jauh dari risiko kena penipuan ketika membeli bibit secara online, mari coba layanan dari bibitonline.com.

Di situs ini, Anda bisa dengan mudah mencari semua jenis bibit tanaman.

Saat artikel ini dimuat, kami memiliki 8.000 produk dengan total jenis tanaman berbeda adalah sekitar 5.000 varietas (benih biji, bibit tanaman hidup, maupun umbi). Dan semuanya dimoderasi secara aktif dan valid oleh tim kami yang terdiri dari belasan orang berdedikasi.

Memulai menggunakan bibitonline tidak sulit kok. Coba ketikkan satu kata kunci apapun pada kolom pencarian berikut.


Apabila ada pertanyaan, jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih telah membaca artikel ini.