Mengenal Tanaman Air Aquascape

tanaman aquascape

Aquascape merupakan sebuah seni mendekorasi pemandangan dalam air akuarium dengan menyusun berbagai komponennya sehingga tampak lebih estetis untuk dilihat. Salah satu komponen utama aquascape adalah tanaman air. Selain dapat menciptakan kesan natural, tanaman air ini juga berfungsi dalam menciptakan keseimbangan ekosistem di dalam akuarium, seperti menstabilkan Ph air, memberi perlindungan ikan dari cemaran ammonia dan logam berat, mengontrol pertumbuhan alga, penghasil oksigen dan mengurangi kadar karbondioksida bebas, mencegah toksik pada substrat serta meningkatkan aktivitas bakteri pendekomposisi dalam akuarium.

Jika melihat tipe pertumbuhannya, tanaman air dapat dibedakan menjadi 3 tipe, yaitu tipe pertumbuhan di dalam air (submerge plant), tipe pertumbuhan di permukaan air (floating plant) dan tipe pertumbuhan di permukaan dengan perakaran di dalam air (emerge plant). Dari masing-masing tipe tanaman tersebut, tentunya memiliki sifat dan karakternya masing-masing pula, sehingga setiap jenis tanaman membutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya.

tanaman aquascape

Seperti halnya dalam pemberian pupuk sebagai sumber nutrisinya, setiap jenis tanaman yang digunakan dapat berbeda terhadap jenis pupuk yang diberikan. Pada umumnya terdapat 2 jenis bentuk pupuk yang biasa digunakan, yaitu pupuk berbentuk cair dan yang berbentuk bubuk. Penggunaan pupuk berbentuk cair sangat efisien untuk membantu zat-zat yang mudah teroksidasi seperti halnya zat besi (Fe) agar mudah diserap tanaman yang membutuhkannya. Sedangkan penggunaan pupuk berbentuk bubuk, dapat dicampurkan pada 1/3 bagian pasir yang digunakan, kemudian ditutup kembali dengan 2/3 pasir bersih diatasnya. Dengan memperhatikan jenis nutrisi yang tepat dan kebutuhannya tercukupi, tentu tanaman akan tumbuh subur dan kuat berada di dalam akuarium, begitu pula sebaliknya.

Selain memperhatikan jenis nutrisi yang akan diberikan, ada beberapa hal lain yang juga harus diperhatikan, seperti penentuan tata letak tanaman, intensitas pencahayaan, kesesuaian suhu serta kadar Ph airnya. Dalam penentuan intensitas pencahayaan normal, biasanya di ukur dengan rumus 1 liter air / 1 watt atau 10 liter air / 4 watt untuk intensitas pencahayaan sedang.

Kunci sukses dalam aquascaping adalah pemberian komposisi yang tepat dan benar terhadap berbagai komponen yang diletakkan di dalamnya, begitu pula dengan perawatannya, sehingga akan menciptakan nilai estetika yang sempurna dalam penampilannya. Selamat mencoba!
Beli Tanaman Aquascape »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *