Pahami Tenik Bercocok Tanam Sistem Aquaponik Sederhana

Metode bercocok tanam secara aquaponik sudah banyak dilakukan oleh masyarakat yaitu metode dengan menggabungkan kolam yang berisi ikan dengan atasnya tanaman, sistem aquaponik ini memberikan dua keuntungan sekaligus yaitu dengan memelihara ikan serta tanaman (biasanya kebanyakan sayuran) yang nantinya hasil dari air yang berisi ikan akan dialirkan ke dalam media hidroponik kemudian dijadikan nutrisi untuk tumbuhan yang ada di dalam media hidroponik tersebut.

Baca juga: Belajar Cara Menanam Cabe Hidroponik

Untuk skala rumahan, teknik ini juga bisa dipraktekkan dengan lahan yang tidak terlalu luas, tentunya dengan pembuatan kolam dengan ukuran sesuai lahan yang tersedia. Sedangkan untuk skala besar biasanya dijadikan lahan bisnis yang menguntungkan dengan hasil yang akan didapat yaitu hasil dari tumbuhan dan hasil dari tanaman yang ditanam.

Berikut ini contoh gambaran aquaponik sederhana:

 

Lalu apa sih perbedaan antara aquaponik dengan hoidroponik? Pada prinsipnya yaitu sama antara hidroponik dengan aquaponik dilihat dari cara kerjanya yang sama-sama tidak menggunakan media tanah yaitu sama-sama menggunakan nutrisi yang ada dari air, namun di sini yang membedakannya adalah untuk hidroponik pemberian nutrisinya terpisah melalui air, sedangkan aquaponik dengan cara menggabungkan sistem yang ada pada hidroponik dengan pembuatan kolam ikan dan untuk nutrisi yang akan dialirkan yaitu dari kolam ikan tersebut, sistem aquaponik akan menghasilkan kotoran pada kolam ikan yang dikeluarkan oleh ikan dan akan terurai sehingga akan menghasilkan nutrisi untuk tanaman.

Untuk sistem aquaponik ada beberapa jenis yang perlu diperhatikan yaitu tanaman dan hewan yang dipelihara (umumnya ikan), sedangkan pada sistem hidroponik hanya diperhatikan tanamanya.

Untuk jenis tanaman hidroponik pemberian nutrisi dapat diatur oleh kita sendiri sehingga metode ini cocok untuk yang menginginkan masa panen tanaman bisa lebih cepat. Namum pada cara menanam hidroponik perlu diperhatikan untuk hal kebersihanya agar dapat menghasilkan tanaman yang berkualitas.

Pada intinya kedua teknik ini bisa sama-sama menguntungkan, tinggal pilihan Anda akan menerapkan metode yang cocok pada lahan yang ada.

Berikut adalah contoh gambar sistem akuaponik yang sudah banyak di terapkan oleh masyarakat umum.

 

 

 

 

Save

Save

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan? Chat di WA