Untung Rugi Budidaya Jamur Tiram

kerugian usaha jamur tiram

Untung rugi budidaya Jamur Tiram – Membudidayakan Jamur Tiram memang banyak membawa berkah secara ekonomi karena konsumsi masyarakat akan jamur melonjak tajam disertai nilai jual yang bagus memberikan peluang besar bagi setiap orang untuk membudidayakan jamur, khususnya Jamur Tiram. Jamur menjadi salah satu usaha yang menguntungkan saat ini.

Dalam bisnis pasti ada suatu resiko yang mungkin akan timbul, tidak terkecuali budidaya Jamur Tiram. Resiko tersebut bisa terjadi karena faktor eksternal dan internal.

Keuntungan dan Kerugian Budidaya Jamur Tiram

Mungkin banyak orang hanya menggaungkan keuntungan budidaya Jamur Tiram saja, karena secara matematis sangat mudah menghitung keuntungannya. Sedangkan faktor resiko atau kerugian yang mungkin timbul dikesampingkan. Oleh karena itu, kami akan memberikan perhitungan untung rugi budidaya jamur tiram sebagai berikut:

Keuntungan Budidaya Jamur Tiram

Kami menganalisa berdasarkan perhitungan terbaru dari beberapa pengusaha Jamur Tiram yang sudah melakukan budidaya Jamur Tiram. Tentu saja harga akan berbeda disetiap daerah, jadi angka dan hasil perhitungan ini hanya sebagai gambaran saja pada tahun 2016.

Perkiraan Modal usaha Jamur Tiram

untung rugi budidaya jamur tiram

Perkiraan Penghasilan Budidaya Jamur Tiram

Persentase keberhasilan baglog yang kami perkirakan yakni 90%
Jumlah produksi baglog adalah 8.000 X 90% = 7.200 baglog
Perkiraan Produktivitas baglog adakah 500 gram

Berdasarkan asumsi tersebut, maka perkiraan hasil produksi dalam satu masa tanam adalah :
7.200 baglog X 500 gram = 3.600 kg.

Perkiraan Keuntungan Pendapatan Budidaya Jamur

Biaya operasional: Rp. 26.800.000

Harga jual jamur tiram segar Rp 12.000/kg.

Pendapatan dari penjualan jamur tiram: 3.600 kg X Rp 12.000/kg = Rp 43.200.000

Pendapatan dikurang biaya (laba): Rp 43.200.000 – 26.800.000 = Rp 16.400.000

Kerugian Usaha Jamur Tiram

Dalam ilmu ekonomi, tentu saja kita ingin selalu mendapatkan keuntungan. Dengan mengeluarkan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Kita tidak menginginkan adanya kerugian dari setiap modal yang dikeluarkan. Tetapi ilmu bisnis berkata lain. Setiap usaha mengandung resiko. Jika tidak diperhitungkan secara matang resiko tersebut, maka usaha yang kita lakukan bisa berantakan karena ketidaksiapan menghadapi resiko tersebut. Beberapa resiko yang mungkin timbul dalam budidaya jamur tiram antara lain disebabkan oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal.

Faktor Internal

  1. Kesalahan kalkulasi dan administrasi. Hal ini paling sering terjadi, managemen yang buruk menghancurkan setiap bisnis. Terkadang kita sering menggampangkan perhitungan, yang mungkin masih menggunakan sistem kekeluargaan, dan mengakibatkan pengeluaran tidak terkontrol, atau bahkan pengeluaran dan pemasukan tidak dihitung semestinya.
  2. Kegagalan produksi. Tidak semudah yang dipikirkan! Melakukan budidaya jamur harus memperhatikan berbagai faktor dan perawatan yang benar. Lebih jelasnya, silahkan baca mengenai Budidaya Jamur Tiram.
  3. Kesalahan Distribusi. Hal ini sering kali diabaikan oleh petani atau pengusaha jamur pemula. Tudung Jamur Tiram sangat rentan hancur, sehingga resiko terjadinya kerusakan sebelum sampai ke konsumen sangat besar, oleh karenanya dibutuhkan pengetahuan khusus dalam pendistribusian hasil panen.

Faktor Eksternal

  1. Serangan serangga atau lalat terhadap jamur sangat besar. Jika tidak diatasi dengan baik akan menghancurkan segala upaya budidaya jamur tiram anda. Butuh penangan khusus untuk mengatasi masalah ini.
  2. Faktor alam tidak bisa dianggap remeh. Bisa saja terjadi angin besar, banjir, dan hal yang terduga lainnya. Sehingga tempat yang digunakan untuk melakukan budidaya sebaiknya aman dari gangguan semacam ini.
  3. Harga jual yang menurun tajam. Tentu saja hal ini sangat tidak diinginkan, tetapi bisa saja terjadi. Berdasarkan ilmu ekonomi, semakin banyak permintaan maka semakin banyak produksi, dan persaingan harga akan bermain. Begitupula sebaliknya, jika permintaan sedikit sementara hasil produksi melimpah, maka harga yang ditawarkan akan menurun tajam.

Demikian perhitungan untung rugi budidaya jamur tiram. Perkiraan di atas dapat berbeda tergantung berapa luas lahan yang digunakan, tinggal disesuaikan. Sebagai referensi, kami juga menyediakan bibit tanaman jamur dan keperluan lainnya. Silahkan lihat katalog kami disini.

 

Semoga bermanfaat!

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *