5 Langkah Mudah Menanam Bayam Hidroponik di Rumah

Cara Menanam Bayam Hidroponik – Bayam merupakan tanaman yang sudah umum dikenal dan dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau di Asia Timur dan Asia Tenggara, tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sebagai sumber zat besi yang penting untuk tubuh, selain itu bayam juga memiliki banyak khasiat seperti mencegah sel kanker, menyehatkan jantung, organ pencernaan dan meningkatkan energi tubuh. Silahkan klik disini untuk melihat aneka bibit tanaman sayuran bayam yang kami jual.

Menanam bayam secara hidroponik merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan, khusus nya bagi anda yang memiliki pekarangan yang sempit. Jika sebelum nya kita telah membahas cara menanam kangkung hidroponik, yang pada dasarnya langkah-langkah menanam semua jenis tanaman hidroponik prosesnya hampir sama, namun ada beberapa proses utama yang harus dilakukan agar proses penanaman bisa maksimal.

Ada lima tahapan yang harus dilalui mulai dari proses penyemaian, persiapan media, pindah tanam, pemeliharaan, hingga panen. Dan ke-lima proses tersebutlah yang juga harus Anda lakukan untuk menanam bayam secara hidroponik agar tanaman yang dihasilkan nanti bisa tumbuh dengan maksimal.

Cara Menanam Bayam Hidroponik

Sebelum memulai menanam bayam hidroponik ada beberapa peralatan yang harus Anda persiapkan agar proses penanaman bisa berjalan lancar. Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam bayam secara hidroponik adalah sebagai berikut:

Alat dan Bahan :

  1. Benih biji bayam
  2. Nutrisi Hidroponik AB Mix Sayuran
  3. Media tanam hidroponik rockwool
  4. Net pot atau gelas plastik bekas
  5. Sumbu kompor atau kain flanel
  6. Kotak Sterofoam
  7. Baki wadah atau nampan

Langkah Pertama : Penyemaian Benih Bayam

Pertama-tama yang harus kita lakukan untuk menanam bayam hidroponik adalah menyemai benih bayam. Benih bisa di dapatkan dari biji bayam yang telah tua atau membeli nya di toko pertanian, berikut cara penyemaian benih biji bayam.

  1. Rendam benih biji bayam ke dalam air hangat selama kurang lebih 1 jam, tujuannya agar kulit benih menjadi lunak.
  2. Siapkan media tanam hidroponik dapat menggunakan rockwool, kemudian potong rockwool berbentuk dadu berukuran sekitar 2 cm x 2 cm dan disusun di dalam sebuah nampan.
  3. Kemudian potongan rockwool tadi dibuat lubang menggunakan lidi untuk memasukan benih bayam. Ukuran lubang bisa disesuaikan dengan ukuran benih bayam yang akan disemai. Lalu masukkan benih yang telah direndam tadi ke dalam lubang rockwool, masing-masing lubang 1 benih bayam.
  4. Setelah semua benih di masukan dalam rockwol, anda bisa menyiram semua rockwool dengan air bersih. Usahakan penyiraman ini dilakukan secara perlahan agar air dapat membasahi rockwool secara merata, namun jangan sampai ada genangan air di dalam nampan tersebut.
  5. Selanjutnya simpan nampan tersebut di tempat yang teduh dan kering, lalu tutup nampan menggunakan plastik agar proses penyemaian cepat berlangsung. Diamkan selama 2-3 hari, setelah benih berkecambah atau minimal muncul 2 daun, pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari. Sebaiknya sinar matahari pagi pada pukul 06.00 hingga pukul 10.00.
  6. Rawatlah tanaman hidroponik bayam secara rutin dengan memeriksa kelembaban air di rockwool tersebut agar benih bayam tidak mengalami kekeringan dan pertumbuhannya tidak terhambat.

Langkah Kedua : Persiapan Media

Pada tahap ini kita harus mempersiapan media atau alat yang akan digunakan untuk keperluan menanam bayam hidroponik. Teknik yang kita gunakan dalam pembahasan kali ini adalah menggunakan sistem wick yaitu sistem penanaman hidroponik menggunakan sumbu sebagai penyalur nutrisi ke tanaman. Berikut langkah yang perlu Anda lakukan:

  1. Persiapkan box sterofoam atau box air dengan tinggi minimal 30 cm.
  2. Buatlah sebuah tutup box menggunakan sterofoam tipis atau sterofoam lembaran dengan ukuran panjang dan lebar yang disesuaikan dengan box utama tadi. Setelah itu, buatlah lubang pada tutup sterofoam tersebut dengan diameter sekitar 5 cm. dan usahakan agar jarak setiap lubang minimal berjarak 10 cm.
  3. Setelah box air dan tutupnya telah siap, Anda bisa melanjutkannya dengan mengisi box dengan cairan nutrisi. Untuk cairan nutrisi, Anda bisa menggunakan nutrisi AB Mix sayuran yang khusus dibuat untuk tanaman hidroponik sayur.
  4. Buatlah cairan nutrisi dengan mencampur Mix A dan Mix B masing-masing sebanyak 5 ml bersama air bersih sebanyak 1 liter. Jika Anda membutuhkan cairan nutrisi yang lebih banyak, maka Anda bisa menambah jumlah bahan dengan mengalilipatkan setiap bahannya dengan perbandingan air, mix A, mix B = 1 : 5 : 5. Aduk semua bahan sampai benar-benar tercampur rata.

Langkah Ketiga : Penanaman Bayam Hidroponik

Setelah media yang kita buat tadi telah selesai, maka selanjutnya yang harus anda lakukan adalah penanaman bibit bayam hidroponk, berikut cara nya.

  1. Buatlah lubang pada media net pot atau gelas plastik untuk memberi tempat pada sumbu atau kain flanel. Kain flanel berfungsi sebagai perantara antara tanaman yang berada pada gelas plastik dengan nutrisi pada air dalam box sterofoam.
  2. Pindahkan setiap bibit bayam yang setidaknya memiliki 4 daun ke dalam net pot atau gelas plastik bekas yang telah kita persiapkan sebelumnya.
  3. Setelah semua net pot terisi tanaman bayam, Anda bisa memindahkannya dan memasukkannya ke dalam lubang penutup sterofoam tadi dengan posisi bibit yang lebih tinggi dari penutup.
  4. Siram setiap bibit dengan air secukupnya.
  5. Letakkan box air berisi bibit bayam ini secara teratur di pekarangan rumah Anda. dan usahakan agar setiap bibit tanaman bayam hidroponik terkena sinar matahari.

Langkah Keempat : Pemeliharaan Bibit Bayam Hidroponik

Pada tahap ini kita harus rutin memeriksa keadaan tanaman bayam agar terhindar dari gulma dan hama penyakit. Untuk pemeliharaan dan perawatan bayam hidroponik, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini :

Penyiraman
Lakukan penyiraman secara rutin namun tidak sampai membuat genangan air pada media tanaman. Yang terpenting adalah menjaga tanaman agar tidak sampai kekeringan.

Penyiangan
Penyiangan yaitu melakukan perawatan tanaman dengan membersihkan langsung gulma ataupun rumput liar yang ada di sekitar tanaman. Lakukan penyiangan agar tidak memicu datangnya hama dan penyakit.

Langkah Kelima : Pemanenan Bayam Hidroponik

Setelah melewati langkah-langkah diatas kini tiba saat nya anda menikmati hasil dari tanaman bayam hidroponik yaitu tahap pemanenan, cara memanen bisa dilakukan dengan mencabut secara langsung bayam dengan perlahan dan hati-hati agar tidak merusak bayam. Pada umumnya tanaman bayam sudah bisa dipanen ketika usia bayam telah memasuki usia 25 hari setelah penanaman.

Itulah lima langkah mudah menanam bayam secara hidroponik yang bisa Anda terapkan di rumah walau dengan lahan sempit. Selain bayam, Anda juga bisa menanam sayuran lain yang tak kalah bermanfaatnya dengan cara di atas atau mencoba cara menanam sayuran dan buah hidroponik dengan menggunakan metode-metode hidroponik lainnya. Untuk itu, jangan ragu untuk berkreasi. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Silahkan klik disini untuk melihat aneka bibit tanaman sayuran bayam yang kami jual.

Untuk bibit tanaman sayuran lainnya bisa klik disini.

2 thoughts on “5 Langkah Mudah Menanam Bayam Hidroponik di Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan? Chat di WA