Manfaat Kumis Kucing

manfaat kumis kucing

Manfaat kumis kucing sudah diketahui sejak jaman dulu oleh masyarakat sebagai bahan tanaman obat tradisional. Kumis kucing dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati beberapa penyakit seperti ginjal, asam urat dan darah tinggi.

Banyak sekali tanaman kumis kucing di daerah sekitar kita, daerah penyebarannya sangat luas khususnya yang beriklim tropis dan subtropis seperti Asia Tenggara, Asia Timur hingga Australia. Nama latin dari kumis kucing adalah Orthosiphon aristatus.

Ciri khusus tumbuhan kumis kucing adalah daunnya lonjong berwarna ungu keputih-putihan, bunganya tersusun seperti pucuk cemara dan pada bagian pangkalnya menyerupai kumis kucing dengan benang-benang halus menjulur.

manfaat kumis kucing

Manfaat Kumis Kucing untuk Kesehatan

Ada banyak kandungan kumis kucing yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan tersebut antara lain rosmarinic acid, lipophilic flavonoids, sinensetin, orthosiphol dan orthosiphon. Zat-zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan sebagai penangkal dan anti radang.

Hampir semua bagian dari tanaman kumis kucing memiliki manfaat. Daunnya bisa dimanfaatkan layaknya teh, maka dari itu kumis kucing juga biasa disebut Java Tea atau teh jawa. Bunga dan batangnya digunakan sebagai ramuan obat tradisional.

Kumis Kucing untuk Asam Urat

Asam urat biasanya menyerang orang dewasa berusia dari 40-80 tahun. Gejalanya adalah nyeri, bengkak, dan kemarahan di bagian persendian utamanya pada jari kaki, tumit, dengkul, tangan dan siku. Asam urat terjadi karena adanya zat purin yang berlebihan pada tubuh akibat ginjal tidak bekerja maksimal, sehingga banyak timbunan zat tersebut dan mengganggu persendian. Biasanya serangan persendian ini ketika bangun tidur pagi-pagi.

Karena Kumis kucing juga memiliki kandungan Orthoshiponin yang berfungsi sebagai diuretik dan anti bakteri, sehingga dimanfaatkan untuk mengobati asam urat. Cara pengolahan dan pengobatannya adalah sebagai berikut:

  • Petik daun kumis kucing dan meniran  4 atau 5 lembar yang masih segar
  • Taruh dalam panci yang diisi segelas air putih, kemudian rebus hingga air hanya tinggal ½ gelas saja.
  • Saring airnya, diamkan hingga dingin lalu minum ramuan tersebut.
  • Lakukan berulang cara tersebut, hingga asam urat dapat teratasi.

Kumis Kucing untuk Batu Ginjal

Tanaman kumis kucing memang lebih terkenal ampuh untuk mengobati batu ginjal. Anda tidak perlu sebagai apoteker atau tabib untuk mengolah ramuan batu ginjal ini. Batu ginjal diawali dengan volume kencing yang tidak teratur atau berkurang dengan warna merah keruh, dan ada juga yang bercampur darah karena adanya penyumbatan pada saluran kencing.

Gejala tersebut biasanya disertai juga dengan demam, sakit pinggang, perut buncit dan bengkak pada pelupuk mata serta kaki. Cara mengolah kumis kucing untuk mengobati batu ginjal adalah sebagai berikut:

  • Siapkan 120 gr  atau sekitar 6 daun kumis kucing segar,
  • Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas saja
  • Lalu saring dan diamkan
  • Minum ramuan hasil rebusan tadi. Lakukan terus menerus setidaknya 3 kali sehari.

Demikian manfaat kumis kucing untuk batu ginjal dan asam urat. Ada banyak tanaman lain selain kumis kucing yang digunakan sebagai tanaman obat dan juga bermanfaat untuk kesehatan.

Baca juga: Tanaman Obat dan Khasiatnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *