Budidaya Srikaya Merah

Budidaya Srikaya Merah

Budidaya Srikaya Merah sangat menjanjikan mengingat tanaman tropis ini bisa ditanam di dataran rendah maupun tinggi, sehingga sangat cocok di tanam di seluruh wilayah Indonesia dengan peluang hidup dan panennya sangat besar.

Buah Srikaya atau masyarakat Jawa menyebutnya buah Sirkaya, merupakan tanaman buah yang berasal dari Australia, yang kini sudah dikembangkan diberbagai negara bersuhu tropis. Beberapa karakteristik Pohon Srikaya yang perlu anda ketahui antara lain:

  1. Suhu udara terbaik untuk menanam Srikaya antara 21-30º C
  2. Ketika musim hujan datang, curah hujan antara 500-1000 mm
  3. Kelembaban tanah terbaik antara 5-6pH
  4. Tidak tahan dengan genangan air, sehingga media tanam harus memiliki drainase yang baik.

Harga Bibit Srikaya Merah

Untuk melakukan budidaya Srikaya Merah, tentu anda harus memiliki bibitnya. Kami memberikan solusi bagi anda yang sedang cari bibit Srikaya, karena kamu jual pohon Srikaya yang siap tanam baik dalam pot maupun di tanam langsung di lahan tanam.

Budidaya Srikaya Merah
Bibit Srikaya Merah

Kami jual bibit Srikaya Merah dengan harga 90 ribu rupiah per tanaman, Bibit yang kami peroleh dari metode perbanyakan cangkok yang berasal dari pohon Srikaya Merah yang sudah menghasilkan buah 3 musim berturut-turut.

Sedangkan harga bibit Srikaya Jumbo, kami jual seharga 105 ribu, dimana buah Srikaya Jumbo bisa mencapai berat 1 kg, hampir 2 kali buah Srikaya merah. Anda tinggal memilih untuk melakukan budidaya Srikaya merah atau Srikaya Jumbo, harga bibitnya pun tidak terpaut jauh.

Bibit Srikaya yang akan kami kirim ke Anda sudah tumbuh sekitar 30-40 cm, kami memberikan jaminan tumbuh dan berbuah sekitar 2 tahun setelah tanam, dengan syarat media tanam yang digunakan berkualitas baik. Jika anda ingin membuat Srikaya Tabulampot, rekomendasi pot yang digunakan berdiameter 60 cm.

Cara Budidaya Srikaya Merah

Agar budidaya Srikaya Merah cepat berbuah dan menghasilkan panen melimpah berkualitas, tentu saja anda harus mempersiapkan bibit dan media tanam yang baik, serta pemeliharan yang tepat. Tanaman Srikaya dapat hidup optimal sama baiknya jika di tanam di pot ataupun langsung di lahan tanam.

Media Tanam Srikaya

Media tanam yang dimaksud disini adalah tanah olahan yang mengandung unsur hara terbaik guna memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. 3 bahan untuk membuat media tanam yang baik antara lain:

  1. Tanah berpasir agar aliran air lebih baik.
  2. Arang sekam, yakni sisa dari hasil panen padi petani. Saat ini, arang sekam sudah dijual di toko pertanian.
  3. Kompos ataupun pupuk kandang. Kompos juga banyak tersedia di toko pertanian terdekat. Untuk menambah pengetahuan tentang kompos, silahkan baca artikel Cara membuat kompos sendiri

Ketiga bahan tersebut dicampur merata dengan perbandingan 1:1:1, sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk pot berdiameter 60 cm, setidaknya membutuhkan 15 kg tanah olahan. Setelah tercampur merata, diamkan beberapa hari (2-3 hari) sebelum digunakan untuk menanam, agar mikroba dalam tanah beradaptasi dengan baik, sebagai sumber nutrisi organik.

Cara Menanam Srikaya

Jika menanam langsung di tanah, bajaklah tanah terlebih dahulu untuk membersihkan lahan dari pengganggu, seperti bebatuan dan tanaman gulma lainnya. Bajaklah lahan dengan menggunakan cangkul, dan kemudian buat bedengan dengan jarak tanam 3×3 meter.

Waktu tanam terbaik dalam budidaya Srikaya Merah ketika pada awal musim hujan. Namun jika sistem irigasi sudah tersedia, maka masa tanam bisa kapan saja. Sebelum menanam bibit Srikaya, potong ujung akarnya untuk merangsang keluarnya akar lateral, agar pohon Srikaya tumbuh optimal dan lebih cepat berbuah. Jika anda melakukan budidaya menggunakan pot, maka bacalah artikel tentang Cara menanam Srikaya Tabulampot.

Cara Memelihara Srikaya dan Pemupukan Lanjutan

Beberapa langkah untuk melakukan pemeliharaan tanam Srikaya antara lain:

  1. Tancapkanlah ajir (bilah kayu) pada sekeliling tanaman sebagai penopang buah dan pelindung tanaman.
  2. Lakukan penyiangan atau pembersihan gulma pada sekitar tanaman, dengan mencabutnya.
  3. Siramlah tanaman Srikaya 2 kali sehari setiap pagi dan sore, hindarkan dari genangan air.
  4. Pangkaslah cabang-cabang yang terlalu rindah setelah usia tanam menginjak 3 minggu, agar batang utama ternutrisi dengan baik.
  5. Tanaman Srikaya sangat membutuhkan kalium dan zink, sehingga diperlukan pemupukan lanjutan. Pemupukan pertama setelah usia tanaman sudah 6 bulan, menggunakan NPK sebanyak 227 gram per pohon.
  6. Pada usia 1 tahun, tambahkan pupuk menjadi 450 gram per tanaman, menggunakan NPK, yang banyak tersedia di toko pertanian.
  7. Pada usia 2 tahun, berikan 1 kg pupuk NPK per tanaman.

Dalam melakukan budidaya Srikaya Merah memerlukan ketelatenan dan kerja keras yang ekstra demi hasil yang optimal. Untuk melakukan pemesanan bibit unggul Srikaya, silahkan lihat katalog lengkap kami disini dan hubungi nomor yang tertera di bawah atau melalui form kontak yang tersedia. Semoga bermanfaat!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *