Cara Menanam Tanaman Vanili dan Cara Merawatnya

Vanilli tentunya sudah sering kita dengar namanya terutama bagi para ibu rumah tangga yang sering membuat kue mungkin sudah sering menggunakan bubuk vanili untuk membuat kue dan makanan lainnya. Tanaman vanili adalah tumbuhan yang dapat menghasilkan produk berupa bubuk vanili yang bermanfaat dan sering digunakan dan dimanfaatkan sebagai pengharum makanan dan juga penambah rasa. Bubuk vanili sendiri berasal dari bagian buahnya yang memiliki bentuk seperti polong yang nantinya akan diolah menjadi bubuk vanili.

Buat Anda yang ingin tahu cara menanam tanaman vanili atau ingin mencoba membudidayakan tanaman vanili di rumah, di sini kami akan memberikan informasi tersebut kepada Anda dengan cara yang mudah dan simpel. Apalagi penjualan tanaman tersebut cukup bagus dan memiliki prospek yang cukup baik bagi Anda yang memang ingin memulai bisnis di bidang ini.

Berikut ini cara menanam vanili dan juga merawatnya dengan cara yang benar agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan bubuk vanili yang berkualitas nantinya.

Cara Menanam Tanaman Vanili

Ilustrasi tanaman vanili yang tumbuh subur dan lebat.

Budidaya tanaman vanili sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan budidaya tanaman lainnya. Hal-hal yang harus dilakukan juga tidak jauh berbeda seperti pemilihan bibit yang baik, persiapan media dan lahan tanam, proses penanaman dan perawatan yang baik hingga masa panen.

Persiapan Bibit dan Wadah Tanam

Untuk pemilihan bibit sendiri Anda bisa membelinya di toko pertanian yang dekat atau ada di sekitar Anda, atau Anda juga bisa membelinya secara online. Bibit tanaman vanili biasanya berupa sulur atau batang yang tentunya harus sehat dan memiliki kualitas baik.

Wadah tanam yang digunakan sebaiknya adalah polybag atau wadah dengan ukuran yang cukup luas. Penggunaan polybag akan sangat berguna karena mudah untuk dipindahkan atau ditaruh di tempat yang sesuai.

Untuk wadah kami menyediakan beberapa ukuran polybag di sini.

Persiapan Media Tanam

Supaya hasil tanaman vanili tidak jelek dan memiliki kualitas baik, media tanam yang digunakan haruslah alami dan bersifat organik. Tanaman vanili memiliki sifat hidup seperti tanaman anggrek yang hidupnya bersifat epifit, sehingga bahan-bahan organik mutlak diperlukan seperti sabut kelapa, sekam, atau serbuk gergaji serta tidak lupa pupuk agar tanaman vanili bisa tumbuh dengan baik. Penggunaan pupuk bisa mengunakan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Berbagai media tanam dapat langsung Klik disini.

Media tanam untuk tanaman vanili juga harus memiliki sifat tidak mudah hancur, seperti sekam atau sabut kelapa. Perbandingan antara bahan utama dengan pupuk sebaiknya adalah 50 : 50 atau setidaknya seimbang dengan bahan utama sedikit lebih banyak jumlahnya. Hal tersebut agar unsur hara bagi tanaman vanili tercukupi dan membuat tanaman tidak mudah mati dan rusak. Media tanam juga harus memiliki sirkulasi udara atau oksigen yang cukup.

Proses Penanaman Vanili

Setelah kita mempersiapkan media dan wadah tanam serta sudah mendapatkan bibit tanaman vanili yang baik, sekarang saatnya kita menanam tanaman vanili tersebut. Bibit yang biasanya berupa sulur dipotong menjadi dua ruas dan daun-daun yang ada di bagian bawah dibersihkan dan dibuang, hal tersebut supaya proses pertumbuhan dari tanaman vanili semakin cepat. Setelah itu dijemur di area atau hamparan yang sejuk hingga layu. Setelah sulur layu dan kering, Anda dapat merendamnya di larutan dekamon selama kurang lebih setengah jam. Setelah itu bibit bisa Anda masukan ke dalam wadah tanam berupa polybag yang sebelumnya telah diisi dengan media tanam.

Perawatan Tanaman Vanili

Buah vanili

Perawatan tanaman vanili tentunya harus dilakukan agar tanaman tetap tumbuh dengan baik dan sehat. Setelah tiga bulan biasanya sulur sudah tumbuh sepanjang 40 sampai 50 cm yang nantinya akan menjadi bakal pohon tanaman vanili. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara penyemprotan yang dilakukan secara teratur. Untuk masalah penyakit, umumnya tanaman vanili sering diganggu dengan sendawan dan bakteri. Untuk mengatasinya bisa dilakukan penyemprotan menggunakan fungisida yang sesuai dengan anjuran pakai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf mengganggu, apakah Anda ingin diinfokan setiap ada promo yang berlangsung? Jika YA, silahkan daftarkan email Anda sekarang.

Daftarkan Sekarang 
close-link